Tentang Ikan didalam Akuarium

“ketika pikiranmu dipenuhi dengan hal-hal besar, maka hal-hal kecil itu akan dengan sendirinya terselesaikan.”

Oh Ibu, impianku masih banyak yang bolong. Belum tercapai bukan karena belum takdirku. Akulah yang membuatnya menjadi kacau. Aku terlalu banyak memikirkan hal yang tidak penting, hingga berhasil menyita sebagian besar pikiranku. Ketika penghapus sudah kuserahkan kepada Alloh, maka saat itu pula seharusnya aku mulai bekerja. Menciptakan bulir demi bulir peluh demi menghidupkan satu nyawa mimpi itu.

“.. adapun buih itu akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada harganya. Adapun yang memberi manfaat kepada manusia, ia akan tetap tinggal di bumi..” [Ar ra’d:17]

Terkadang, Alloh membiarkan seseorang berbuat kesalahan agar ketika kesalahan tersebut ia ingat terus seumur hidup sebagai sebuah penyesalan panjang. Maka, penyesalan itulah yang akan menyelamatkannya kelak di akhirat. Seperti penyesalan seorang Ummul Mu’minin Siti Aisyah ketika memusuhi Ali. Semoga kesalahanku ditahun lalu menjadi lecutan untuk segera mengeksekusi semuanya ditahun ini. Kesuksesan tidak boleh ditunda. Atau satu per-satu nyawa dalam daftar akan memudar dan hilang. Begitu saja.

Membangun Nyawa
Ketika aku menempatkan daftar mimpi itu didalam sebuah akuarium besar, maka aku harus berusaha memenuhi akuarium itu dengan air, senantiasa membersihkannya agar penghuni di dalamnya tidak mati. Jangan sampai akuarium pecah, jangan sampai hanya menempatkan ikan itu pada wadah plastik yang sewaktu-waktu bisa bocor. Ikan yang akan tumbuh besar dan cantik, tentu butuh wadah besar bukan? Pastikan bahwa mimpimu yang besar akan diraih dengan kerja keras, usaha yang sama besarnya dengan mimpi itu.

nyawa-nyawa-ikan

Begitu pula disini (menunjuk dada) dan disini (menunjuk kepala). Aku akan selalu menjaga nyalanya. Menjaga bara mimpiku agar tidak padam. Meraihnya dengan ini (mengepalkan tangan) dan menyerahkan kembali semua keputusan kepada Alloh. Khouf dan roja’.

aquarium besar

Menjaga agar ikan kecil ini tetap hidup dan tumbuh besar dalam tempat yang nyaman.

ikan kecil
Cepatlah tumbuh, wahai ikan kecilku.  🙂

Advertisements

Terima kasih sudah berkunjung :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: