Sebuah Penerimaan

Ada satu kesempatan dimana logika tidak perlu dimainkan.
Cukup hadirkan hati yang terbuka dan senantiasa dilembutkan agar mudah menerima arus asing yang berlarian diluar mainstream. Sehingga tidak akan menganggap sebuah perbedaan seperti kesesatan ataupun “ini benar-benar gila..

Ketika menjadi bagian dari orang-orang yang bersemangat mengkritisi hal-hal baru, banyak mengomentari, merespon diskusi penuh strategi dan intonasi tinggi. Maka, cukup jadilah pendengar yang baik. Hanya perlu menyiapkan telinga dan hati yang teduh.

Ayah, aku punya kisah untukmu. Tentang api yang terasa dingin, amat menyejukkan.
Kisah tentang Nabi Ibrahim yang dibakar..

Unique Wallpaper

Melejit, mampu mentransfer panas ketika mulai menyala atau dinyalakan. Pemantik api..
Sekarang, bukan panas yang dinyalakan. Namun, keteduhan, kesejukan. Maka, berubahlah menjadi pemantik air. 🙂

Menjadi pengamat, kemudian menganalisa segala bentuk perbedaan dan kesamaan yang dikumpulkan oleh aqidah, merupakan salah satu suplemen penguat ruh. Membuatmu semakin yakin bahwa hidup tanpa prinsip adalah kelumpuhan terencana.

Senin, 1 Juli 2013..
Mengenal hal baru tentang “Mindanomic” dari seorang guru yang memiliki 11 putra-putri cerdas. Mengajarkan banyak hal diluar mainstream.

Ketika sebagian orang beradu keyakinan tentang beragam pola hidup, maka beliau membuat pola baru yang sama sekali berbeda tentang konsep ketuhanan, kemanusiaan, dan ekonomi islam. Semua pola baru itu sangat tidak mudah diterima ketika hanya logika yang menyala.

Dengan upaya kepahaman menyeluruh, maka diam dan mendengarkan menjadi pilihan paling bijak. Entah bagaimana simpul akhir yang terbentuk dalam dirimu, pastikan bahwa kebaikanlah yang tersemai.

Setelah hujjah cukup kuat untuk menyalakan pemantik, maka hadirkan kesejukan dalam setiap kalimat. Tentukan sendiri polamu, dan kau akan menemukan akhir kisah yang begitu indah.

Bersyukur sudah berjalan dikelilingi orang-orang hebat dan diiringi kemudahan 🙂

Malam yang sejuk,
Selasa, 2 Juli 2013
23 Sya’ban 1434 H
21:35 WIB

Advertisements

2 comments

  1. usimautauaja · · Reply

    Awas loh kalo ga cerita ama guweh!

    1. ntar diceritain lengkap. kalo bisa kita ke tempat beliau langsung 😀

Terima kasih sudah berkunjung :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: