Letters to Karel #11

Dear Karel,

Kamu boleh mencintai apapun atau siapapun yang kamu mau, tapi ingatlah pesan ini baik-baik; siapa yang berani mencintai, harus selalu siap sedia untuk kehilangan. Dan apapun bentuknya, kehilangan memang selalu menyakitkan, Sayang. Kadar sakitnya, sebanding dengan seberapa besar kamu mencintainya. Itulah kenapa kamu harus bersiap-siap, agar ketika kamu kehilangan sesuatu yang berharga dalam kehidupan kamu, kamu tidak terjebak dalam kesakitan yang berkepanjangan. Itulah kenapa dalam agama, kita tidak diperkenankan untuk mencintai sesuatu secara berlebihan, karena jika kehilangan, sakitnya akan berlebihan juga.

Karel, kamu memang telah kehilangan umi kamu sejak kamu lahir, Sayang. Tapi percayalah, kebaikan dan cinta umi akan selalu mengalir dalam kehidupan kamu. Kamu memang sebentar saja bertemu dengan umi kamu, tapi bagaimanapun kondisinya, seorang ibu selalu layak untuk dicintai, Sholeh. Apalagi jika ibu itu seperti umi kamu, yang disayangi dan dicintai oleh banyak orang. Bahkan Allahpun sangat mencintai umi, dengan begitu cepat memanggil umi di sisiNya. Nanti jika kamu beranjak besar, selalu-lah pelihara cinta umi dengan berbakti padanya, Sayang. Dengan segala cara yang kamu bisa. Sebagaimana umi selalu menjaga bakti kepada orangtuanya sampai akhir hayatnya, walaupun kedua orangtuanya sudah tiada.

Pernah suatu ketika, kamu belum ada di perut umi waktu itu,  abi dan umi sedang membicarakan masa depan keluarga kecil kita, rencana yang akan kita buat untuk tahun-tahun mendatang. Saat sampai pada bab pekerjaan, saat membicarakan kemungkinan abi dan umi kerja di dua kota yang berbeda, Jakarta dan Bogor, yang bisa bolak-balik setiap hari, umimu dengan tegas menjawab:

“Abi, umi ga mau kemana-mana. Umi hanya ingin mendampingi abi dan anak-anak kita kelak. Jadi isteri dan ibu yang baik buat anak-anak. Jadi terserah abi mau kerja dimana, mau tinggal dimana, umi akan ikut abi, menyesuaikan dengan abi.”

Bagi umi, tak ada yang lebih penting daripada ridho Allah dan suami, Sayang. Umi sangat meyakini dan mengamalkan hadits ini:

Isteri mana saja yang meninggal dalam keadaan suaminya ridho padanya, nisacaya ia akan masuk syurga. (H.R. Thirmidzi)

Apakah abi ridho? Bagaimana abi tidak ridho, Sholeh? Jika setiap selesai sholat umi selalu mencium tangan abi, tersenyum manis sekali, meminta didoakan agar menjadi isteri dan ibu yang baik. Jika setiap abi berangkat atau umi yang berangkat, umi selalu mencium tangan abi, tersenyum lalu mendoakan atau minta didoakan untuk diberikan yang terbaik.

Karel, kamu ingin tahu bagiamana caranya mencintai sesuatu atau seseorang dengan benar? Agar kamu tidak teralu sakit jika harus kehilangan? Kamu hanya harus mencintai sesuatu atau seseorang itu karena Allah, Sayang. Karena dengan mencintai seseorang atau sesuatu itu, kamu jadi lebih cinta kepada Allah. Karena di suatu ketika, di beberapa bagian episode kehidupan, kamu akan diuji tentang mana yang lebih kamu cintai; Allah, atau yang lainnya. Tentu tak ada yang lebih layak dicintai selain Allah, Sayang. Tidak umimu, tidak juga yang lainnya. Jika kamu memilih Allah, hanya masalah waktu dan kesabaran saja, kamu akan dikirimkan pengganti yang lebih baik. Entah seperti apa dan bagaimana caranya. Tapi jika yang kamu pilih bukan Allah, tak ada yang akan dan pernah bisa untuk menggantikan-Nya, Sholeh.

1392856_220064704831311_1503875869_n

So, it’s okey, Baby. Apapun kondisi kita sekarang, apapun kehendak Allah atas kehidupan kita, kita akan beruasha untuk menerimanya seikhlas mungkin. Walaupun kita harus tertati-tati untuk menjalaninya. Karena hanya dengan menerima, kita akan mendapatkan pengganti yang lebih baik. Karena hanya dengan mengikhlaskan, hati kita akan jauh lebih tenang. Semoga dengan begitu kita akan mendaptkan ridho Allah, sebagaimana umi mendapatkannya.

… bersambung

Bogor: Rabu, 20 November 2013
(16 Muharram 1435 H)
20:12 WIB

Advertisements

Terima kasih sudah berkunjung :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: