Berangkat ke Belanda? #1

Suatu malam, tiba-tiba Ibuk bilang,
“Kamu mau nggak kalau lanjut kuliah ke Belanda?”

Saya mlongo, mikir. Sejak kapan Ibuk mau ditinggal jauh-jauh? Biasanya pengen nempel mulu ama saya. 😆 Wah, ini emak gue becanda. Beberapa detik diem. Beneran kah?
apa boongan ya?
“Eyangmu yang udah puluhan tahun tinggal disana, sekolah disana, besok mau pulang. Pengen kumpul keluarga besar, terus mau ngajarin cucu-cucunya cara supaya bisa kuliah disana. Kamu mau nggak?”

Saya masih diem

“Kamu ambil sastra disana. Kan disana juga ada sastra jawa, sunda..”
“Mau ya? besok Ibuk bilangin Eyang” terus dengan semena-mena, beliau ninggalin saya yang masih melongo. Terus saya langsung sumringah gitu. *telaaaaatt*

Saya nggak pernah tau Allah menghendaki akan ke arah mana hidup saya dibawa. Saya berusaha lulus tepat waktu aja dulu sekarang. Toh kalopun jadi kesana tapi belom lulus, ya sama aja boong. Minta yang terbaik aja sama Allah.

Hihi

dingin
Bogor, 26 Februari 2014
7:10 PM

Advertisements

Terima kasih sudah berkunjung :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: