Selamat Tinggal, Sayang..

Selamat tinggal, sayang…

Padahal baru kemarin kita saling tukar mimpi. Memperturuti arah takdir, menyusun cerita-cerita baru di setiap pagi, menjemur lelah di bawah panas, dan mendongeng kala petang dengan harapan-harapan baik untuk esok.

Kenapa kita terus melakukan hal sama setiap harinya?
Karena sejatinya, dunia ini hanyalah pengulangan. Tak pernah ada yang benar-benar beda, meskipun waktu diputarbalik sedemikian rupa. Yang membedakan jalan cerita kita adalah dua mata dan satu hati. Apa yang kamu pandangi setiap hari? Bagaimana rasanya jarum jam berputar ke kanan?

Bahagia itu rasanya sebentar. Cepat sekali detak dan detik berderap maju. Menyisakan kisah yang akan dituturkan kembali di masa depan, di waktu berikutnya. Seandainya takdir kita kemarin hanya untuk diceritakan di kemudian hari, hanya untuk diceritakan, buat apa bersusah sepenuh kesungguhan?

Karena menurutku, bukan hanya sungguh-sungguh saja. Akan ada keabadian yang terus hidup meskipun semua manusia mati. Seperti menumbuhkan sebatang mawar di tanah gersang. Perlu alat dan bahan penunjang lebih banyak.

Jika aku, kamu, kita mati, mawarnya tetap menguarkan kemolekan. Makin hari, makin bertambah tunas baru. Jadi bukan hanya cerita yang dipunya anak-cucu kita. Tapi juga buah dari kesungguhan.

Selamat tinggal, sayang…

Kamu tak hanya punya cerita buatku. Kamu adalah satu paket; kesungguhan, kasih, air mata, pengorbanan, duri mawar, kelopak tulip, wangi melati, panas kemarau, hangat hujan, dingin fajar, dan kebahagiaan di pergantian musim.

Apakah kita selalu bahagia?
Tidak.

Lalu, lebih banyak duka?
Tidak juga.

Karena kita, aku, kamu, tahu bahwa doa adalah cara terbaik untuk harapan bertunas, tumbuh, dan berkembang bersama porsi takdir yang selalu hadir di saat-saat terbaik.

***

Selamat datang, 2015….
Mari menyulam kain baru, menanam mawar selanjutnya,
dan mempercantik takdir kita….

2014 dan cerita-cerita manis
Bogor; Kamis, 1 Januari 2015
8:38 WIB

Advertisements

4 comments

  1. lama ga berkunjung, tibanya sudah berucap selamat tinggal sayang… tulisannya, boleh ijin share yah… 🙂
    btw, apa kabar mahasiswi tingkat akhir?

    1. silakan mbak, hehe.
      Kabarnya alhamdulillah dahsyaaaaat!

      ihik T,T

      1. semangatt *power wush!! 🙂

        1. makasih mbak :”)

Terima kasih sudah berkunjung :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: