Pengalaman ke Jazz Gunung Bromo 2015

sepertinya ini akan jadi salah satu dream list yang harus saya capai dalam waktu dekat, dengan status jomblo atau couple, muihihi 😀 the best show ever; background alam dan nggak tanggung-tanggung, bukan cuma pohon, bukit, tapi gunung! masyaaAllah

   
Tanggal 13 Juni lalu, saya datang keperhelatan Yang cukup hitzz, Jazz Gunung Bromo karena tergoda oleh ajakan temen, Aci. Aci sudah pernah datang kesana sebelumnya dua tahun lalu dan dia rekomendasi banget untuk nonton acara itu. Saya pun akhirnya tergoda kesana, toh saya belum pernah ambil cuti tahun ini. Saya berangkat hanya berdua dengan Aci, tadinya sih janjian bertiga sama mas Faki, tapi apa daya dia ngebatalin saat last minute. Sebenarnya saya agak jiper untuk balik lagi ke Bromo. Pengalaman saya ke Bromo melihat sunrise sebelumnya, meninggalkan kesan yang dingin. Yah saya gak kuat sama dinginnya Bromo, bikin jiper padahal waktu itu saya pergi saat musim hujan, yang katanya gak terlalu dingin. Beuh tetep aja dinginnya bikin crancky.

Tapi saya penasaran dengan pikiran “Gimana bisa nikmatin musik sambil nahan hawa dingin?”. Jawabannya BISA dengan persiapan yang cukup matang hehehehe. Berikut beberapa pengalaman saya yang mungkin…

View original post 980 more words

Advertisements

Terima kasih sudah berkunjung :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: