Definisi Orang Berilmu

Dalam setiap diskusi, orang-orang berilmu akan menunjukkan seberapa tinggi derajatnya. Dia tidak pernah pamer, tidak juga unjuk gigi, apalagi sengaja memunculkan dirinya di hadapan publik. Allah lah yang mengangkatnya, memperlihatkan kepada penduduk bumi bahwa Ia punya hamba yang dengan isi kepala demikian cemerlang, hatinya tetap di tanah, merendah.

Definisi berilmu yakni dia yang selain menguasai satu atau beberapa bidang keilmuan, wawasan umumnya juga luas, sikapnya amat santun. Pun adabnya ketika bertutur, teduh wajahnya begitu bersirobok pandang, hangat jabatannya saat jumpa. Seluruh yang ada pada dirinya, sempurna membuktikan seberapa besar jubah kemuliaan yang telah Allah kenakan di atas kepalanya, di atas pundaknya.

Bukan mimpi, bukan gurau, bukan pula omong kosong. Sebab saya menemukan sendiri seseorang dengan kerendahan hati yang demikian kuat. Menatapnya, mengingatkan saya pada buku shiroh sahabat di rak paling atas, kertasnya nyaris kumal karena sering saya baca hanya untuk memenuhi tugas dari guru mengaji.

Orang itu, seperti merepresentasikan isi di dalam lembar-lembar buku shiroh saya. Bahasa tubuhnya, gaya berjalannya, dari ujung kepala sampai ujung kaki.

Orang itu, awalnya datang malu-malu. Saya mulai bertanya dan pancing-pancing agar ia menjawab panjang lebar. Begitu ia bicara, pada detik itulah saya tercekat.

sergiophoto.photoshelter.com

sergiophoto.photoshelter.com

Semua isi kepalanya keluar secara runut, pelan, dan bertenaga. Sesekali dia tersenyum, memandang saya seperti memandang orang yang lebih tua. Padahal, dia abang. Jauh sekali perbedaan usia, apalagi pengalaman hidup kami. Jauh… Dia seorang Ayah dan saya masih menjomblo. *healaah

Maa syaa Allah… sampai tulisan ini dibuat, rasa hormat saya tidak pernah berkurang padanya. Justru semakin hari semakin bertambah. Semoga Allah berkahi ilmu dan akhlak muliamu, bang bro…

Ada lagi. Seseorang yang tidak pintar, tidak juga paham agama dengan baik, namun kesantunannya membius semua lawan bicara. Sikapnya ini mengingatkan saya pada nasihat indah Isa bin Hammad kepada para pelajar ilmu hadist, “Pelajarilah kelembutan hati dan kerendahan jiwa sebelum kalian belajar ilmu”

Mengingat takdir Allah yang bermurah hati mempertemukan saya dengan mereka, membuat isi otak harus direkonstruksi kembali mengenai definisi orang berilmu yang sesungguhnya.

13590499_1060516900670400_7088281873338602481_n

Kalau begitu, jadi orang berilmu itu sulitnya bukan main ya

terik panas sore
Jakarta Selatan, 5 September 2016

4:11 PM

Advertisements

22 comments

  1. selalu ngiri sama yang begitu –‘

    1. iyaaa huhu

  2. biasanya rendah hati juga kak

  3. MasyaAllah, sesungguhnya Allah akan meninggikan derajat orang yang berilmu. Nice post 🙂

    1. betuuul.. dengan catatan, jika ilmunya diniatkan untuk ibadah dan memberi manfaat 🙂 komentar perdana ya mbak hehe

      1. Iyaaa 😀 salam kenal mba

  4. Mungkin, perkataan ‘tong kosong nyaring bunyinya mewakili tulisan ini’

    Tapi tergantung dengan karakter seseorang jg sih. Saya ada senior yg kesehariannya dikampus cenderung urakan, tapi ternyata pinternya minta ampun. Malah sekarang udah selesai Ph.D-nya di US sana…

    1. emm.. poinnya ada direpresentasi ilmu dan akhlak. Kalau ilmunya sudah merasuk ke dalam hati, pasti akhlak baik akan mengikuti.

      Tidak jadi soal dia pintar atau ndak. Tapi cerminan akhlaknya itu yg utama. 🙂

  5. MasyaAllah… membayangkannya saja sudah adeem rasanya

    Jadi termitivasi untuk smakin hati2 dalam bersikap

    Mkasih ya sekar, tulisanmu mantaapp

    1. pas nulis ini nih lho dil, rasanya aku pingin ngenalin beliau ke orang-orang. tapi sosok tawadhu begitu pasti lebih pilih jalan sunyi untuk berbuat kebaikan. :”

      1. Tuh kan makin penasaran 😱

        Pernah dengar kalimat ini dari seseorang,
        “Meskipun kita adalah pejuang di jalan sunyi, tapi suatu saat orang lain juga perlu tahu cahaya apa yang kita bawa” :))

        1. nah, cahaya itu sudah pasti menerangi banyak orang tanpa melulu perlu tahu sumber cahayanya dari mana. Yang penting, tempat gelap bisa berubah terang. :p

  6. Yang sering tidak kita sadari, bahwa adab juga bagian dari ilmu. Ilmu Adab. Makanya diminta untuk mempelajari.

    1. tepat! 🙂

  7. Oh, Jaksel sekarang se?

    1. iya, ukhti

  8. betul banget. banyak yang merasa ilmunya sudah tinggi jadi sombong dan merasa dirinya yang paling pintar

    1. makin sombong malah ketauan bodohnya, hehe

  9. mantap kar. efek gaul sama abduh dan arif ya. hahah

    1. wakakak, Anda juga selalu menginspirasi saya tanpa lelah akkkhhhhhii!

  10. kebanyakan
    punya ilmu selembar
    ngomongnya 50 lembar..

    1. aduh jleb! 😦 bener banget. Sering nemu yang begitu lalu kutinggalkan saja orang itu. Bikin kesel

Terima kasih sudah berkunjung :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: