Tag Archives: Hikmah

Rasanya Hidup di Jakarta

Enam bulan lebih tinggal di Jakarta, akhirnya saya tahu kenapa kota itu disebut-sebut sebagai kota dengan kehidupan yang kejam, keras, manusia-manusianya harus tahan banting, pokoknya segala sebutan yang berbau banting tulang, termasuk ‘kerja apa aja yang penting bisa tetep hidup’  Advertisements

Pertanyaan Menyebalkan

Saya pernah (bahkan sering) merasa sebal minta ampun dengan orang yang bertanya tentang sesuatu macam anak balita. Pertanyaan-pertanyaan dasar yang jawabannya bisa dia usahakan dulu, bisa dia cari sendiri sebelum pertanyaan itu keluar dari mulut. Soal literasi misalnya. Sering orang bertanya ke saya, Orang (O): “Kamu bisa dapat info lomba nulis dari mana?” Saya (S): […]

Takut Gagal Ujian Masuk

Saya takut, saya tidak lolos seleksi untuk lanjut kuliah ke jenjang master. Syaratnya memang harus pakai tes. Ketakutan saya agaknya lebih tepat disebut ketakutannya pecundang. Setiap saya cerita tentang ini, Ibuk selalu bilang, “Kamu nggak perlu mikir begitu. Wong belum mulai kok udah mikir gagal. Ibuk yakin kok kamu diterima.”

Kisah di dalam Penjara

when you’re going through something hard and you start wondering where Allah is, just remember; the Teacher is always quiet during a test Kakak kelas saya masuk penjara. Terhitung sudah 1 tahun lebih. Masa tahanan yang diterimanya 16 bulan. Sewaktu dia dimasukkan ke grup whatsapp, saya langsung sapa beliau.  Kami mengobrol lewat pesan pribadi. Lama, […]