Tag Archives: Local Wisdom

Rumah Tradisional dan Lahirnya Integritas Moral

Berikut saya cantumkan naskah esai saya yang sempat disinggung di postingan ini. Sebuah naskah yang saya selesaikan mepet deadline (dini hari), mata sudah goyang dombret, leher goyang patah-patah, kepala nyut-nyutan menahan godaan bantal buluk di samping saya sewaktu menulis ini. Setelah beberapa hari kemudian saya cek lagi diksinya, struktur kalimat, tata bahasa, betapa hancur hatiku~~ […]

Wayang: Exploration of Local Wisdom

When Islam come to Indonesia in the 16th Century, wayang kulit was adjusted to the Islamic principles by modifying the Hindu-based epics to those based on Islamic values. For example, Sunan Gunung Jati (one of the famous Islamic saints or preachers in Java) used wayang to win Islamic converts. (Dr. Kanti W. Walujo, 1995: 4)

Mencari ‘Sukrasana’

Originally posted on Wayang Indonesia:
Menemukan pemimpin sekaliber Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan Tan Malaka terlalu mewah bagi bangsa kita. Dalam degradasi watak manusia Indonesia yang serius, kini kita hanya butuh pemimpin yang memiliki kapasitas orang baik yang mrantasi (memberi solusi). Kriteria orang baik itu mungkin bisa kita temukan dalam sosok Sukrasana, tokoh…

Keprak

Tersajinya makanan, dupa, dan air bunga untuk mencuci tangan sang dalang menjadi penanda dimulainya acara. Suara waranggana terdengar jelas sampai ke barisan paling belakang. Meskipun gerimis, tentu saja, acara ini selalu ramai dihadiri penduduk setempat maupun dari desa tetangga. Antusiasme penonton terlihat dari seluruh kursi yang terisi penuh, dan mereka yang berdiri karena tidak kebagian […]