Tag Archives: Woman

Untuk Para Perempuan…

Disaat kita bicara tentang segumpal daging bernama hati, rasa-rasanya semua orang selalu sulit menerka, meraba, merupa, terlalu rumit urusan ini. Jikalau benar begitu, jikalau memang ia demikian absurd, maka bagaimana perempuan bisa bertahan dengannya, bersama perasaan yang selalu campur aduk bahkan dalam satu waktu. Bagaimana?

Sekar’s Kitchen Experiment Day #1

Gue lagi punya hobi baru belakangan ini. Eh, bukan hobi juga sih. Sekadar untuk bertahan hidup biar nggak mati lucu karena kelaparan selagi Ibuk mudik. Iyalah, nggak ada yang masakin. Gue mesti belajar pegang spatula, ngiris bawang tanpa ikut ngiris jari, milih wadah isi gula-garam tanpa keliru ngambil botol isi susu bubuk, termasuk cara masukin […]

Nilai

Gue punya temen yang sering takut sama penilaian. Sebut aja temen gue itu dengan nama Melon. Pandangan yang orang berikan buat dia, sering dia takuti.

Siapa Bilang Cantik Itu Relatif?

Saya hendak berkisah tentang bagaimana seorang wanita harus terlihat sebagaimana mestinya. Cantik. Bagaimanapun dia ditakdirkan lahir dalam keadaan A, B, C, dia tetap harus cantik. Nah lho 😛

Percakapan

“gue udah dapet email. Alhamdulillah diterima” “alhamdulillah..” Dan tiba-tiba ingat salah satu cuplikan film 3 idiot; Kami memahami satu lagi tingkah laku manusia. Jika temanmu gagal, kau akan merasa sedih. Jika temanmu menjadi yang terbaik, kau akan lebih sedih.